2 sholat malam, tahajud dan witir serta pelaksanaannya di bulan Ramadan

sholat malam tahajud witir ramadan
Bebereapa ketentuan yang harus dilakukan antara lain bahwa Sholat Tahajud dilakukan pada malam hari setelah menunaikan ibadah sholat isya’ dan utamanya dilakukan di sepertiga malam. Selanjutnya bahwa Sholat Tahajud dilakukan setelah tidur, meskipun tidur dalam waktu yang singkat.

Bagikan Artikel Ini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sholat Tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan bagi seluruh umat muslim, sunnah yang bukan sembarang sunnah. Hukum dari Sholat Tahajud adalah sunnah muakkadah yang berarti sunnah yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT.

Dalam firman-Nya dalam surat al-Isra: 79 yang artinya “dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”.

sholat Tahajud & Witir

Sholat Tahajud merupakan sholat yang memiliki ketentuan khusus ketika kita ingin mengerjakannya.

Bebereapa ketentuan yang harus dilakukan antara lain bahwa Sholat Tahajud dilakukan pada malam hari setelah menunaikan ibadah sholat isya’ dan utamanya dilakukan di sepertiga malam.

Selanjutnya bahwa Sholat Tahajud dilakukan setelah tidur, meskipun tidur dalam waktu yang singkat.

Walaupun Sholat Tahajud dianjurkan dilakukan di sepertiga atau di akhir malam akan tetapi Sholat Tahajud bukanlah penutup shalat malam.

Sebab sholat yang dianjurkan menjadi penutup sholat malam adalah sholat witir, hal ini sesuai dengan sebuh hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim yang artinya:

“Jadikanlah sholatmu yang paling akhir di waktu malam berupa Sholat Witir”. (H.R. Bukhori Muslim)

Namun faktanya pada bulan Ramadhan di Negara Indonesia khususnya, sholat witir cenderung dilakukan setelah menunaikan sholat tarawih, sehingga hal demikian akan memunculkan beberapa pertanyaan…

apakah boleh melaksanakan Sholat Tahajud setelah melakukan sholat witir, sedangkan Sholat Witir adalah penutup sholat malam, dan jika boleh apakah setelah menunaikan Sholat Tahajud disunahkan mengulang sholat witir sebagai penutupnya?

Dalam beberapa sumber tertulis, para ulama Madzhab Syafi’I bahwa Sholat Tahajud setelah shalat witir adalah hal yang boleh-boleh saja dilakukan, sebab perintah untuk menjadikan shalat witir sebagai penutup malam hanya sebatas perintah yang bersifat anjuran, bukan kewajiban.

Tapi memang yang baik adalah mengakhirkan sholat witir dan dikerjakan setelah menunaikan Sholat Tahajud dan jika ternyata seseorang sudah melaksanakan sholat witir setelah sholat tarawih (seperti yang terjadi umumnya di Negara Indonesia) maka tidak perlu baginya untuk mengulangi kembali shalat witir.

Menurut beberapa pendapat mengatakan bahwa hal demikian akan membuat sholat witir tidak sah.

Syeikh Ibrahim Al-Baijuri dalam bukunya Hasyiyah al-Baijuri mengatakan “Disunahkan menjadikan shalat witir padasebagai akhir shalat malam, berdasarkan Hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim:

“Jadikan shalatmu yang paling akhir di waktu malam berupa shalat witir” Apabila ia ingin melaksanakan Sholat Tahajud, maka sahalat witirnya diakhirkan setelah tahajud.

Namun jika ia melakukan ssalat witir lebih dulu kemudian baru melakukan Sholat Tahajud, maka dia tidak disunnahkan mengulang shalat witir, bahkan (Menurut sebagian pendapat) tidak sah jika diulang, berdasarkan hadits: “tidak ada pelaksanaan shalat witir dua kali pada satu malam”.

Begitu juga apa yang dikatakan oleh Syeikh Muhammad bin Abdurrahman dalam bukunya Rahmah al-Ummah hal. 55 bahwa apabila seseorang telah melaksanakan shalat witir kemudian ia hendak bertahajud, maka shalat witir tidak perlu diulang menurut qaul ashah dari madzhab Syafi’I dan Madzhab Abi hanifah.

Maka dapat disimpulkan bahwa melaksanakan Sholat Tahajud setelah Sholat witir yang dilaksanakan setelah Sholat Tarawih (seperti umumnya terjadi di Indonesia) tidaklah mengapa atau tidak dipermasalahkan dan tidak perlu untuk mengulang Sholat Witir lagi menurut Madzhab Syafi’I dan Hanafiy.

Baca Juga: Hanya 1 Menit, Amalan Ringan Ini Bisa Menghapus Dosa Bertahun-Tahun

Penulis Akhlis Azamudin

Baca Juga

silaturahmi keluarga barko
Sejarah
Ihsan Fauzi

Silaturahmi Keluarga Barko 1 dekade

Pada tanggal 5 syawwal 1442 / 17 Mei 2021 segenap keluarga besar Barko (Alumni Gontor tahun 2011, konsulat ponorogo) mengadakan silaturahmi di kediaman al- ustadz Akhlis Azzamuddin Tifani, acara dihadiri seluruh anggota yang sedang berada di ponorogo, silaturahmi rutin tahunan ini diharapakan akan terus menjadi adat yang akan selalu diadakan hingga anak cucu nanti.

Read More »

Mau Usahamu berkembang cepat?

Bikin semua media promosimu di barko publishing

Barko Blog