7 PERSIAPAN MENJELANG BULAN RAMADHAN

bulan ramadhan persiapan
Bulan Ramadhan adalah tamu agung yang kedatangannya selalu dinanti-nantikan tanpa mengharap untuk ditinggalkan. Itulah mengapa ada banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut kedatangannya.

Bagikan Artikel Ini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Ramadhan adalah tamu agung yang kedatangannya selalu dinanti-nantikan tanpa mengharap untuk ditinggalkan. Itulah mengapa ada banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut kedatangannya.

Layaknya sebuah persiapan seremonial akbar menyambut tamu kehormatan, maka berbagai persiapan harus dilakukan agar ibadah di Bulan Ramadhan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Persiapan yang dilaksanakan adalah bentuk upaya menyambut kemuliaan dan keistimewaan amal shalih yang dihadirkan oleh Ramadhan.

Berikut adalah 7 hal yang harus dipersiapkan dalam menyambut Bulan Ramadhan yang agung, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Perbanyak Puasa Sunnah Pada Bulan Sya’ban.

Memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban merupakan sunnah Rasulullah SAW. Dalam sebuah riwayat, dari Aisyah ra ia berkata, “Aku belum pernah melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa sebulan penuh melainkan pada bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat Rasulullah SAW paling banyak berpuasa dalam sebulan melainkan pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, dari Usamah bin Zaid r.a ia berkata, aku bertanya, “Wahai Rasulullah, aku belum pernah melihatmu berpuasa pada bulan-bulan lain yang sesering pada bulan Sya’ban”.

Beliau bersabda, “Itu adalah bulan yang diabaikan oleh orang-orang, yaitu antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan. Padahal pada bulan itu amal-amal diangkat dan dihadapkan kepada Allah SWT, maka aku ingin amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa.” (HR. Nasa’i dan Abu Daud serta dishahihkan oleh Ibn Khuzaimah)

2. Meningkatkan Pemahaman Tentang Amaliah di Bulan Ramadhan

Mempelajari fiqh ash-shiyam (fiqh puasa). Seorang muslim wajib mempelajari ibadah sehari-harinya, termasuk fiqh puasa, karena sebentar lagi akan menjalankan kewajiban ibadah puasa. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana cara berpuasa yang benar yaitu sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW agar ibadahnya diterima Allah SWT.

Dengan mempelajari fiqh puasa maka ia dapat mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan hukum puasa seperti rukun, sunat, adab, hal-hal yang membatalkan puasa dan lain sebagainya. Maka sudah sepatutnya menjelang kedatangan Ramadhan, seorang muslim memperbanyak membaca buku-buku tentang puasa dan ibadah lainnya yang berkaitan dengan bulan Ramadhan seperti shalat tarawih, i’tikaf, dan membaca al-Qur’an.

Persiapan ilmu ini wajib dilakukan oleh seorang muslim untuk memasuki bulan Ramadhan. Dengan ilmu, maka ibadah dapat dilakukan dengan cara yang benar sehingga diterima Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, maka Allah mudahkan pendalaman dalam menuntut ilmu agamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Memberi Kabar Gembira Akan Kedatangan Bulan Ramadhan

Memberi kabar gembira perihal kedatangan Bulan Ramadhan kepada umat Islam. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Beliau selalu memberi tausyiah menjelang kedatangan Ramadhan dengan memberi kabar gembira tentang keutamaan bulan Ramadhan kepada para sahabat.

Dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah, beliau mengatakan bahwa menjelang kedatangan bulan Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang kepada kamu syahrun mubarak (bulan yang diberkahi). Diwajibkan kamu berpuasa padanya. Pada bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu.

Padanya juga terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang terhalang kebaikan pada malam tersebut, maka ia telah terhalang dari kebaikan tersebut.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).

4. Menjaga Kesehatan dan Stamina Fisik

Persiapan fisik agar tetap sehat dan kuat pada bulan Ramadhan sangat penting. Mengingat kesehatan merupakan modal utama dalam beribadah. Orang yang sehat dapat melakukan ibadah dengan baik dan penuh semangat.

Namun sebaliknya bila seseorang sakit, maka ibadahnya sangat terganggu dan tidak semangat, bahkan bisa jadi tidak bisa melakukan ibadah. Oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda, “Pergunakanlah kesempatan yang lima sebelum datang yang lima; masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al-Hakim)

5. Persiapan Kebersihan Rumah dan Tempat Ibadah

Islam memerintahkan kita untuk selalu hidup bersih dan sehat. Hal ini terbukti dengan perintah membersihkan diri dan tempat ibadah, terutama ketika ketika kita mau shalat atau melakukan ibadah lainnya.

Untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, maka kita perlu menjaga kebersihan di rumah dan di sekitar lingkungan kita. Bila kita kedatangan tamu ke rumah kita atau ke desa kita, maka kita sibuk membersihkan rumah dan lingkungan kita.

Bahkan rumah atau desa dihias sedemikian rupa, agar tampak indah dan bersih. Maka begitu pula sepatutnya kita menyambut bulan Ramadhan.

Terlebih lagi, bulan Ramadhan adalah bulan ibadah. Tentu kita menginginkan suasana ibadah yang nyaman dan khusyuk dalam shalat lima waktu dan tarawih. Allah berfirman,

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusuk dalam shalatnya.” (Al-Mukminun: 1-2)

6. Persiapan Finansial Yang Halal

Bulan Ramadhan merupakan bulan amal shalih. Di antara amal shalih yang sangat digalakkan pada bulan Ramadhan adalah berinfak dan bersedekah. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan sikap kedermawaaannya semakin  bertambah pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril menemuinya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepadanya.

Dan biasanya Jibril mendatanginya setiap malam pada bulan Ramadhan untuk mengajari Al-Qur’an. Sungguh keadaan Jibril sangat dermawan pada kebaikan melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Persiapan jiwa dan mental

Hendaklah kita menyambut bulan Ramadhan dengan rasa penuh kegembiraan dan tulus hati serta jiwa yang bersih (taubat). Siapkan diri untuk melakukan berbagai amal shalih dan ibadah pada bulan Ramadhan. Karena pada bulan ini kita akan beribadah puasa dan lainnya dengan optimal dan fulltime selama sebulan penuh.

Jiwa dan mental kita harus dipersiapkan dengan penuh keimanan dan ketulusan hati (ikhlas) dalam beribadah. Dengan demikian, maka kesulitan dan sikap malas dalam ibadah bisa diatasi dan dihilangkan. Ibadah pun menjadi terasa mudah dan menyenangkan.  Selain itu, hendaklah menyucikan jiwa kita  dengan cara bertaubat kepada Allah SWT, agar jiwa kita bersih dari noda dosa. Begitu pula kita hendaklah membiasakan diri untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah, seperti puasa sunnat, shalat sunnat serta memperbanyak membaca Al-Qur’an. Sehingga kita terlatih dan terbiasa melakukan ibadah yang optimal.

Demikianlah 7 persiapan menghadapi Bulan Ramadhan yang sangat mulia ini, semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa tahun ini dengan maksimal dan mendapatkan maghfirah dari Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin

Baca Juga: Pahami! 5 Adab Berziarah Kubur, Nomer 2 Sering Dilakukan

Penulis: Abdul Khair

Baca Juga

silaturahmi keluarga barko
Sejarah
Ihsan Fauzi

Silaturahmi Keluarga Barko 1 dekade

Pada tanggal 5 syawwal 1442 / 17 Mei 2021 segenap keluarga besar Barko (Alumni Gontor tahun 2011, konsulat ponorogo) mengadakan silaturahmi di kediaman al- ustadz Akhlis Azzamuddin Tifani, acara dihadiri seluruh anggota yang sedang berada di ponorogo, silaturahmi rutin tahunan ini diharapakan akan terus menjadi adat yang akan selalu diadakan hingga anak cucu nanti.

Read More »

Mau Usahamu berkembang cepat?

Bikin semua media promosimu di barko publishing

Barko Blog