PANDEMI TAK AKAN MENGURANGI REZEKI 1!!

pandemi tidak mengurangi rezeki
Sudah 6 bulan kita semua penduduk negara indonesia dan penduduk seluruh dunia mengalami pandemi covid 19 atau corona virus disease 2019 ini, banyak masyarakat masyarakat yang mengalami berbagai macam kesulitan - kesulitan seperti: kehilangan pekerjaan, gaji turun, penghasilan berkurang dan lain sebagainya. jika kita mau tetap produktif atau kita mau rezeki kita tetap terjamin, maka baca terus artikel ini sampai habis.

Bagikan Artikel Ini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sudah 6 bulan kita semua penduduk negara indonesia dan penduduk seluruh dunia mengalami pandemi covid 19 atau corona virus disease 2019 ini, banyak masyarakat masyarakat yang mengalami berbagai macam kesulitan – kesulitan seperti: kehilangan pekerjaan, gaji turun, penghasilan berkurang dan lain sebagainya. jika kita mau tetap produktif atau kita mau rezeki kita tetap terjamin, maka baca terus artikel ini sampai habis.

Sejatinya pandemi atau musibah-musibah yang lain itu tidak akan mengurangi rezeki kita, karena rezeki setiap makhluk hidup di dunia ini sudah dijami oleh Allah SWT, tugas kita hanya berikhtiar dan berikhtiar terus menerus, sembari berikhtiar lakukan amalan – amalan dibawah ini, agar rezeki kita tetap mengalir tanpa kita terlalu memikirkannya.

Bersyukur Walaupun sedang Pandemi

Allah SWT berfirman dalam Al-quran:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

pada ayat ini Allah SWT mengatakan jika kita bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmatNya kepada kita, tetapi tambah disini bukan berrarti nominal nya yang bertambah, tetapi yang ditambahkan itu ada 2, yang pertama adalah:

a. Penambahan percepatan atau kemudahan dalam mendapat rezeki tersebut.

b. Penambahan keberkahan dan manfaat didalamnya

misalkan dulu kita punya rezeki 1 juta rasanya kurang karena kita ingin beli ini itu, maka setelah bersyukur 1 juta ini akan berubah dari yang kita ingin ini itu, manfaat apa yang saya dapatkan dari 1 juta ini. jadi asas berubah dari nominal ke manfaat.

kemudian bagaimana cara kita bersyukur?
cara kita bersyukur itu ada 2:

1). Keluarkan zakat dari harta kita jika itu sudah memenuhi unsur zakatnya
jika kita bekerja kemudian mendapatkan gaji dan lain sebagainya, kemudian masuk nisabnya, masuk haulnya maka keluarkan zakatnya.
zakat juga disebut sebagai sodaqoh, dalam alquran Allah memerintahkan untuk mengambil sebagian harta mereka (Zakat) tidak lain untuk mensucikan dan membersihkan kita

خُذۡ مِنۡ اَمۡوَالِہِمۡ صَدَقَۃً تُطَہِّرُہُمۡ وَ تُزَکِّیۡہِمۡ بِہَا وَ صَلِّ عَلَیۡہِمۡ ؕ اِنَّ صَلٰوتَکَ سَکَنٌ لَّہُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ سَمِیۡعٌ عَلِیۡمٌ

at-taubah 103

2). Infaq (kebaikannya di kali 700 kali lipat)

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

al-baqarah ayat 261

disini Allah menawarkan suatu amalan yang bisa melipatgandakan sampai 700 kali, ada yang sifatnya amalan dan lain sebagainya, kalau kita mau infaq, jangan infaq yang biasa, tapi infaq fi sabilillah

infaq yang kita bicarakan ini adalah infaq yang sunnah, ada infaq yang wajib, yaitu infaq kepada istri dan keluarga, infaq = nafkah. dalilnya adalah:

ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَآ أَنفَقُوا۟ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka

annisa 34

suami mempunyai kelebihan dibanding perempuan, diberikan kekuatan oleh Allah untuk berusaha mencari nafkah. jadi nafkah itu bahasa qurannya adalah infaq, dan infaq ini wajib bagi suami.

jika anda ingin infaq dijalan Allah, maka ada 5 golongan utama yaitu:

  1. Orang tua
    ketika anda jauh dari orang tua, dan oran tua anda nelfon misalkan, anda harus tau kondisi orang tua anda, karena orang tua tidak akan meminta, bahkan dikatakan jika ketika kita sedang kesusahan kemudian mereka berdoa ya Allah berkahi anak saya, maka seketika itu langsung mengguncang arsy.
  2. kerabat terdekat
    seperti paman, bibi, tetangga yang ada disekitar kita
  3. yatim
  4. miskin
  5. ibnu sabil (orang kesusahan di jalan)

semua ini harus didasarkan fi sabilillah, kemudian saran saya jangan mengungkit2 kebaikan yang sudah di amalkan jika anda tidak mau hilang pahala anda.

bahkan berkata bagus lebih baik dari sering memberi tapi di ungkit2 atau dengan kalimat yang tidak menyenangkan.

قَوْلٌ مَعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِنْ صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى ۗ وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ

Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.

terakhir dari saran dari saya jika anda mendapatkan gaji atau sesuatu yang bernialai maka sedekahkan lah, insya Allah Allah akan merawat anda, anda tidak akan merasakan kekurangan walau sedang dalam keadaaan dibawah.

Baca Juga: Kurban Koq Patungan? Bagaimana Hukum2nya?

sumber keluarga hamzi

Baca Juga

silaturahmi keluarga barko
Sejarah
Ihsan Fauzi

Silaturahmi Keluarga Barko 1 dekade

Pada tanggal 5 syawwal 1442 / 17 Mei 2021 segenap keluarga besar Barko (Alumni Gontor tahun 2011, konsulat ponorogo) mengadakan silaturahmi di kediaman al- ustadz Akhlis Azzamuddin Tifani, acara dihadiri seluruh anggota yang sedang berada di ponorogo, silaturahmi rutin tahunan ini diharapakan akan terus menjadi adat yang akan selalu diadakan hingga anak cucu nanti.

Read More »

Mau Usahamu berkembang cepat?

Bikin semua media promosimu di barko publishing

Barko Blog